3 Oktober 2017
Hari ini kembali ku buka blog ini. Melihat setiap isi, setiap postingan yang sudah ku terbitkan maupun yang belum. Ada rasa lucu, malu, senang, dan bermacam-macam rasa lain. Rasanya seperti ku melihat potongan kisah masa lalu. Bagaikan pergi dengan mesin waktu, memasuki era dimana semuanya berbeda. Seakan melihat diriku yang kecil sedang bercerita di depanku. Kalau itu benar terjadi, rasanya ingin ku tampar wajahnya lalu berkata 'Apa sih yang ada di otak lu saat bikin blog ini?'
Blog ini sudah kubuat sejak aku SMP, tepatnya pada tahun 2011. Saat itu, membuat blog menjadi tren tersendiri. Setiap hari aku berusaha untuk memposting apapun itu, karena itu postingan blog ini jadi tidak karuan. Seingatku saat itu aku sedang nge fans sama Raditya Dika, karena itu aku mula menirunya. Raditya Dika awalnya terkenal karena blognya, aku pun ikut buat blog. Raditya Dika bikin novel, aku pun bikin novel. Mesti sayang, hingga saat ini novel yang kubuat tak juga kunjung usai. Di novel ketiga Radit yang berjudul Marmut Merah Jambu, Radit dan kedua temannya membentuk klub detektif, dan aku pun ikut2an membuat klub detektif bersama Monik dan Mutiara, yang kemudian mengubah nama menjadi Nasa Hanesi.
Saat itu aku mengisi blog ini dengan hal-hal yang membuatku tertarik. Aku idak terlalu peduli dengan kata orang, tidak peduli orang mengatakan blog ini jelek lah, ga jelas, dsb. Bahkan aku tidak peduli meski tidak ada yang melihat blog ku. Rasanya, ini hanyalah versi online dari diary yang biasa ku tulis di buku binder saat masih kecil. Saat itu, saat dimana aku masih aktif di blog ini, aku adalah seorang anak SMP yang punya rasa percaya diri yang tinggi, bahkan kadang ketinggian dan jatohnya malah kegeeran doang. Saat itu aku yakin, apapun yang kubuat, apapun yang ku katakan pasti akan diperhatikan orang lain. Hahahaha masa masa penuh optimisme.
Kemudian...
Aku lupa sejak kapan. Aku pun lupa apa yang terjadi, yang jelas hal yang terjadi itu membuat diriku menjadi berbeda dari aku yang sebelumnya. Aku yang percaya diri menjadi rendah diri. Aku yang selalu yakin dengan apa yang telah kubuat, menjadi aku yang peragu. Aku yang mudah bergaul pun berganti jadi aku yang tertutup.
Hal itu, entah apa itu yang telah terjadi. Semenjak saat itu aku selalu berfikir ribuan kali untuk sekedar mengutarakan pendapatku. Aku takut. Takut akan ditolak, takut akan diabaikan, dan lain-lain. Bahkan, untuk berpendapat atau sekedar komentar di grup line, aku harus menuliskannya dulu di note HP. Dalam sebuah diskusi, paling-paling aku hanya menuliskan apa yang akan ku katakan, dan pada akhirnya tidak jadi untuk ku utarakan.
Namun...
Belakangan ini, sekelompok orang baru hadir di duniaku. Sekelompok orang itu datang dengan menempuh perjalanan yang berbeda-beda. Ada yang datang dengan ekskalator, ada pula yang harus memanjat tangga, bahkan ada yang jatuh beberapa kali sebelum sampai di tempat yang sama dengan ku. Beberapa sudah saling mengenal, namun banyak yang awalnya tak pernah kenal sama sekali. Sekelompok orang itu datang karena keinginan mereka, namun bagaimana kita bisa bertemu, takdirlah yang bekerja.
Awalnya sekelompok orang itu hanya hadir, namun tak memperdulikan ku. Awalnya ku kira sekelompok orang itu hanyalah sekumpulan orang yang hanya lewat dalam kehidupanku. Awalnya ku kira aku tak dapat mendekati mereka, apalagi membaur bersama.
Hingga suatu hari datang...
Hari dimana ada sekelompok orang lain yang mencoba menyatukanku dengan sekelompok orang itu. Hari dimana terpilihnya seorang pemimpin yang akan memimpin kami. Ya, kami, aku dan kelompok itu. Hari itu aku baru merasa bahwa aku jugalah bagian dari kelompok itu. Walau hari itu aku belum bisa membaur sepenuhnya dengan sekelompok orang yang tengah bersama ku, aku sudah mulai merasa bahwa aku bisa membaur dalam kelompok ini.
Hari demi hari, minggu demi minggu berlalu. Perlahan-lahan aku semakin dekat dengan kelompok ini. Kelompok lain itu senantiasa mencoba untuk membuat kami bersatu. Kelompok lain itu mengajak kami mengikuti berbagai acara yang dapat membuat kami merasakan kebersamaan.
Sampai akhirnya kami membuat acara kami sendiri. Acara yang membuat kami semakin kenal dengan yang lain. Acara yang juga membuat kami mengerti sedikit tentang apa yang dirasakan oleh yang lain. Mungkin tidak semua dari kami yang bisa hadir dalam acara itu, tapi disana aku akhirnya dapat lebih kenal dengan banyak diantara kami. Canda tawa, makan bersama, nonton bersama, sholat bersama, sedih bersama, marah bersama, dan sebagainya. Tak banyak yang berubah setelah acara itu. Masih juga terdapat makhluk-makhluk yang terasa jauh dari kami. Namun bukan berarti usaha yang dilakukan itu sia-sia. Bisa dibilang ini adalah pintu gerbang untuk memulai awal yang baru
Bulan demi bulan berlalu.
Selembar kertas mengisyaratkan bahwa kebersamaan kita akan berlanjut. Selembar kertas itu juga mengatakan bahwa kami akan selalu bersama setiap harinya, dan ya, setelah selembar kertas itu dibagikan, setiap hari kuisi dengan bertemu mereka.
Namun.
Rasa tak cukup kebersamaan yang timbul dari selembar kertas saja, sekelompok orang yang selama ini berusaha menyatukan kita kembali melakukan usahanya. Cara yang mereka lakukan cukup membuahkan hasil. Kedekatan kami bukan lagi hanya sekedar sekelompok orang biasa, namun mulai menjelma menjadi keluarga.
Keluarga tanpa ikatan darah, namun dapat sedekat darah dan pembuluhnya.
Keluarga baru yang timbul karena rasa cinta dan kepedulian antar sesama.
Hingga akhirnya aku yakin, bahwa aku memang bagian dari mereka. Bahwa aku juga mencintai mereka. Aku pun yakin, kalau ini bisa jadi awal yang baru untukku. Awal yang baru untuk mengukir kisah. Awal yang baru untuk keluar dari zona sepi yang selama ini ku lalui
Tampilkan postingan dengan label gue. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gue. Tampilkan semua postingan
Selasa, 03 Oktober 2017
Minggu, 24 Maret 2013
Mr. Question
Salah satu temen gw menyebut dirinya sendiri Mr. Question. Dan nama itu menurut gw cocok dengan dirinya yang penuh tanda tanya. Dia cowok. Gak jelek, tapi gak cakep juga. Pertama kali gw kenal sama dia waktu pas kenaikan kelas 9 ini (baru). Di awal-awal gw kenal sama dia, dia anaknya asyik, seru, baik, ceria. Dia selalu nyengir, kayak orang yang gak pernah punya masalah. Dan gw sempet iri sama dia yang (sepertinya) punya kehidupan yang menyenangkan.
Tapi dia akhir semester 2, dia mulai horor. Jadi ceritanya waktu itu sebelum ulangan semester dia bawa kamera ke kelas. Gw sebagai paparazi kelas langsung nyamber tuh kamera digital. Trus gw sepet bercakap-cakap dikit sama dia
g: gue
q: dia
g: "Tumben bawa kamera"
q: "Iya, soalnya semester dua bisa jadi gw udah gak disini lagi"
g: "Lu mau pindah?"
q: "Gak sih. Tapi siapa tau aja gw pergi duluan"
g: (sedikit merinding) "Apaan sih lo"
Setelah semester dua, ane sering smsan sama dia. Dia sering curhatan soal rang yang dia suka. Dan dia sering ngasih kata-kata bijak gitu. Dan sejak itu, gw hampir gak pernah ngeliat dia senyum. Pernah juga dia sms gw dengan kata-kata yang agak (sok) mesra. Dan di akhir smsnya waktu itu dia bilang kalo dia mau ke rumah gw. Padahal saat itu udah jam 10 malem. Dan gw langsung tidur.
Besoknya gw tanyain dia, tapi dia bilang dia gak sms kayak gitu. Trus kita marahan, beberapa hari. Dan akhirnya dia bilang kalo sms itu dari dia. Oke itu mungkin gak terlalu horor.
Tapi yang paling parah beberapa hari lalu. Dia sms ke temen gw nyuruh si temen gw itu ke sekolah. Padahal itu udah jam 10 malem lewat. Temen gw gak berani nanggepin. Dan si mr. Question itu juga sms ke gw. Kurang lebih kayak begini percakapannya:
g: "Lu kenapa sih?"
q: "Gapapa kok, mau ke sekolah gak?"
g: (merinding) "Gila lu, jam segini ke sekolah. Emang lu mau ngapain?"
q: "Ke surga"
(sontak badan gw langsung dingin banget. Gw turunin aja suhu AC kamar, biar ortu gw (yang saat itu ada di kamar gw) ngira kalo gw menggigil karena AC. Dan gw bales
g: "Ke surga ke surga. Lu kayak orang udah mau mati aja"
q: "Mungkin. Siapa tau"
(gw takut banget, sumpah gw fikir ni orang mau suicide)
Besoknya gw dateng pagi-pagi banget seperti biasa. Gw sampe di sekolah jam 05.45. Biasanya sih gak sepi-sepi amat. Tapi karena jam masuknya diundur setengah jam, jam segitu jadi sepi banget. Tapi untungnya si mr.Question itu masih hidup. Dan saat gw dan temen gw itu nanya soal sms itu, dia bilang dia gak kirim sms apa-apa..
Dan kemarin, temen gw dapet sms dari dia yang isinya "Ini hari terakhir"
Mr. Question.... Andaikan lo liat post gw ini, tolong... Gw minta satu hal dari lo. Gw minta kejelasan. Bilang ke gw siapa orang yang suka sms kita berdua.... Kalo emang itu elu, apa alasannya?
Tapi dia akhir semester 2, dia mulai horor. Jadi ceritanya waktu itu sebelum ulangan semester dia bawa kamera ke kelas. Gw sebagai paparazi kelas langsung nyamber tuh kamera digital. Trus gw sepet bercakap-cakap dikit sama dia
g: gue
q: dia
g: "Tumben bawa kamera"
q: "Iya, soalnya semester dua bisa jadi gw udah gak disini lagi"
g: "Lu mau pindah?"
q: "Gak sih. Tapi siapa tau aja gw pergi duluan"
g: (sedikit merinding) "Apaan sih lo"
Setelah semester dua, ane sering smsan sama dia. Dia sering curhatan soal rang yang dia suka. Dan dia sering ngasih kata-kata bijak gitu. Dan sejak itu, gw hampir gak pernah ngeliat dia senyum. Pernah juga dia sms gw dengan kata-kata yang agak (sok) mesra. Dan di akhir smsnya waktu itu dia bilang kalo dia mau ke rumah gw. Padahal saat itu udah jam 10 malem. Dan gw langsung tidur.
Besoknya gw tanyain dia, tapi dia bilang dia gak sms kayak gitu. Trus kita marahan, beberapa hari. Dan akhirnya dia bilang kalo sms itu dari dia. Oke itu mungkin gak terlalu horor.
Tapi yang paling parah beberapa hari lalu. Dia sms ke temen gw nyuruh si temen gw itu ke sekolah. Padahal itu udah jam 10 malem lewat. Temen gw gak berani nanggepin. Dan si mr. Question itu juga sms ke gw. Kurang lebih kayak begini percakapannya:
g: "Lu kenapa sih?"
q: "Gapapa kok, mau ke sekolah gak?"
g: (merinding) "Gila lu, jam segini ke sekolah. Emang lu mau ngapain?"
q: "Ke surga"
(sontak badan gw langsung dingin banget. Gw turunin aja suhu AC kamar, biar ortu gw (yang saat itu ada di kamar gw) ngira kalo gw menggigil karena AC. Dan gw bales
g: "Ke surga ke surga. Lu kayak orang udah mau mati aja"
q: "Mungkin. Siapa tau"
(gw takut banget, sumpah gw fikir ni orang mau suicide)
Besoknya gw dateng pagi-pagi banget seperti biasa. Gw sampe di sekolah jam 05.45. Biasanya sih gak sepi-sepi amat. Tapi karena jam masuknya diundur setengah jam, jam segitu jadi sepi banget. Tapi untungnya si mr.Question itu masih hidup. Dan saat gw dan temen gw itu nanya soal sms itu, dia bilang dia gak kirim sms apa-apa..
Dan kemarin, temen gw dapet sms dari dia yang isinya "Ini hari terakhir"
Mr. Question.... Andaikan lo liat post gw ini, tolong... Gw minta satu hal dari lo. Gw minta kejelasan. Bilang ke gw siapa orang yang suka sms kita berdua.... Kalo emang itu elu, apa alasannya?
My Follower(s)
Gw bukan mau bahas soal followers twitter gw yang angkanya gak pernah lebih dari 41 itu. Gw mau ngomong soal followers beneran. Belakangan gw ngerasa diikutin sama seseorang. Bahkan mungkin yang ngikutin gw lebih dari 1. Di manapun tempatnya, gw ngerasa kalo gw gak sendirian. Seperti ada yang liatin gw. Ya, memang Allah SWT selalu ngawasin makhluknya. Tapi bukan itu maksud gw. Ada sesuatu yang mengganggu gw. Hidup gw jadi kurang tenang belakangan ini. Gw jadi sering tengok kanan-kiri. Gw gak bisa bedain, antara bener-bener ada orang di belakang gw atau cuma 'yang lain'.
Gw emang cewek yang bisa termasuk tomboy, gak takut sama yang gitu-gituan. Tapi untuk yang satu ini, gw ngerasa gelisah banget. Gw gak bisa melakukan aktivitas dengan tenang. Kalo ada yang tau kenapa, tolong comment ya...
Gw emang cewek yang bisa termasuk tomboy, gak takut sama yang gitu-gituan. Tapi untuk yang satu ini, gw ngerasa gelisah banget. Gw gak bisa melakukan aktivitas dengan tenang. Kalo ada yang tau kenapa, tolong comment ya...
Kamis, 07 Februari 2013
Hide and Seek 96
Kalo lu fikir gw mau nge post soal permainan petak umpet, lu salah besar. Hide and Seek yang gw maksud disini bukan itu. Hide and Seek itu nama kelas gw sekarang ini. Kelasnya di pojokan, gelap *apalagi kalo lampunya gak dinyalain dan agak mengerikan.
Jujur aja, gw itu emang rajin dateng pagi. Hampir setiap hari gw dateng di saat semua belom dateng. Yah kadang-kadang sih temen gw. Ganti-gantian lah. Dan lo tau apa? Setiap gw dateng pertama di kelas, saat gw pengen nyalain lampu, gw ngerasa kayak ada yang lari gitu di belakang.
Selain itu, saat gw duduk di barisan paling belakang, gw ngerasa ada yang merhatiin gw di belakang, padahal gak ada sapa-sapa. Yah gw sih mikirnya paling gw cuma parno aja. Tapi yang paling aneh adalah, setiap gw tidur di kelas (anak bandel emang) gw selalu mimpi buruk. Kadang gw mimpi orang yg ada di sekitar gw tiba-tiba pengen ngebunuh gw. Dan yang paling sering adalah, gw mimpi salah satu tmn gw seluruh tubuhnya berantakan. Penuh darah dan..... yah pokoknya serem bet dah
Jujur aja, gw itu emang rajin dateng pagi. Hampir setiap hari gw dateng di saat semua belom dateng. Yah kadang-kadang sih temen gw. Ganti-gantian lah. Dan lo tau apa? Setiap gw dateng pertama di kelas, saat gw pengen nyalain lampu, gw ngerasa kayak ada yang lari gitu di belakang.
Selain itu, saat gw duduk di barisan paling belakang, gw ngerasa ada yang merhatiin gw di belakang, padahal gak ada sapa-sapa. Yah gw sih mikirnya paling gw cuma parno aja. Tapi yang paling aneh adalah, setiap gw tidur di kelas (anak bandel emang) gw selalu mimpi buruk. Kadang gw mimpi orang yg ada di sekitar gw tiba-tiba pengen ngebunuh gw. Dan yang paling sering adalah, gw mimpi salah satu tmn gw seluruh tubuhnya berantakan. Penuh darah dan..... yah pokoknya serem bet dah
Senin, 07 Januari 2013
Masa-masa galau
Libur akhirnya selesai, sekarang udah masuk sekolah lagi.Tugas udah menanti dan tugas lama meronta-ronta minta diurusin. Nasib banget jadi anak kelas 9. Tapi seenggakna bentar lagi gw mau lulus. Bentar lagi gw udah jadi anak SMA. Bener-bener gak sabar gw nunggu saat-saat itu. Rasanya pengen cepet-cepet SMA. Tapi di sisi lain gw gak pengen cepet-cepet pisah sama temen-temen gw. Terutama yang baru gw kenal pas kelas 9 ini. Rasanya gak enak banget, baru aja memulai hubungan akrab, eh malah mau pisah aja. Tapi hidup harus terus berjalan, gw juga ogah bin amit-amit deh 2 tahun jadi anak kelas 9. Tapi bukan gak lulus yang gw takutin, melainkan nem nya. Lulus kalo nemnya gak memuaskan gimana? Huuh sama juga boong. Bikin galau deh pokoknya kelas 9 ini. Veightos, Expose, Hide and Seek, Triau, Veto, anak-anak PMR, rasanya baru kemaren gw kenal mereka, gak nyanka dalam waktu beberapa bulan, gw bakal kehilangan mereka. Masih teringet semua enangan-kenangan indah dan gak indah sama mereka semua. Dari ratusan temen yang udah gw dapet di SMP, bisa jadi hanya sedikit yang bakal gw temui di SMA. Yah mudah-mudahan temen-temen sekelas gw yang rumahnya sekomplek sama gw SMAnya bareng lagi. Biar enak aja. Huh pokonya galau deh gw sekarang. Tadinya mau nge posting yang penting malah jadi ketinggalan di rumah kan gara-gara buru-buru nyari bahan buat tugas karya tulis. Disusul pidat, disusul presentasi, aaaaaaaaaaaaaaaahahahahahaha, kenapa gw jadi ketawa ya? Yaudahlah orang galau mah dimaklumi aja kalo aneh
Rabu, 31 Oktober 2012
pamer dikit lah
kretek kretek kretek kretek *ceritanyaolahraga
Duh udah lama gak nge post nih. Blog ini sudah berdebu tanpa post baru. Oke postingan kali ini sebenernya gak terlalu penting, tapi ini penting. Yah walaupun ini gak penting, seenggaknya ini penting. Bingung dah lu, haha. Oke jadi intinya gini:
Hmmmm...... salah satu novel gw, yang pernah gw post sebagian di sini, yang berjudul Detektif 14 udah selesai *tiup terompet. Dan bahkan sekarang gw lagi bikin nomer dua nya loh.
Tapi sayangnya belum gw coba-coba kirim ke penerbit soalnya katanya kalo ke penerbit itu umur minimalnya 17 tahun. Ada sih yg bisa buat seumuran gw. Tapi gw lupa alamatnya *facepalm
Ada yang mau baca? Gaada. Yaudah gapapa. Sekian.
With love, Hanesi
Duh udah lama gak nge post nih. Blog ini sudah berdebu tanpa post baru. Oke postingan kali ini sebenernya gak terlalu penting, tapi ini penting. Yah walaupun ini gak penting, seenggaknya ini penting. Bingung dah lu, haha. Oke jadi intinya gini:
Hmmmm...... salah satu novel gw, yang pernah gw post sebagian di sini, yang berjudul Detektif 14 udah selesai *tiup terompet. Dan bahkan sekarang gw lagi bikin nomer dua nya loh.
Tapi sayangnya belum gw coba-coba kirim ke penerbit soalnya katanya kalo ke penerbit itu umur minimalnya 17 tahun. Ada sih yg bisa buat seumuran gw. Tapi gw lupa alamatnya *facepalm
Ada yang mau baca? Gaada. Yaudah gapapa. Sekian.
With love, Hanesi
Senin, 03 September 2012
Happy Birthday
Lagi-lai hari Senin gw hepi. Hari ini 3 September, dan dia ultah, dan gw ngucapin, dan dan dia bales. Hahahaha, biasa banget ya? Tapi namanya juga admire *sorry klo tulisannya salah sedikit aja tidakan langsung dipamerin
Tapi hari ini tumben-tumbenan gw gak salah bawa pelajaran, dan tadi pelajaran pertama olahraga, abis istirahat gw sama tmn gw telat masuk karena ganti baju. Pas kita sama gurunya gapapa, pas setelah kita malah gaboleh masuk wkwkwk
Tadi juga kelompok bahasa di rombakin, jadi gw gak sekolmpok lagi sama Nara. Tapi seengaknya gw seelompok sama yang gak gw kenal, wkwkwk. Beruntung atau tidak ya?
Intinya HAPPY BIRTHDAY YOU
Tapi hari ini tumben-tumbenan gw gak salah bawa pelajaran, dan tadi pelajaran pertama olahraga, abis istirahat gw sama tmn gw telat masuk karena ganti baju. Pas kita sama gurunya gapapa, pas setelah kita malah gaboleh masuk wkwkwk
Tadi juga kelompok bahasa di rombakin, jadi gw gak sekolmpok lagi sama Nara. Tapi seengaknya gw seelompok sama yang gak gw kenal, wkwkwk. Beruntung atau tidak ya?
Intinya HAPPY BIRTHDAY YOU
Minggu, 12 Agustus 2012
Hape yang setia :*
Pertama-tama gw bersyukur banget sekarang modem gw udah gak aneh-aneh lagi. Kemaren-kemaren, internetan cuma bisa buka kaskus, tapi sekarang untungnya udah bisa buka yang lain-lain. Seorang bijak (gak bijak-bijak amat sih) pernah berkata: "Hape itu tergantung orangnya" dan ternyata itu bener. Di saat gw seneng, hape gw juga keliatan seneng, di saat sedih pun begitu, soalnya walpapernya gw ganti. Tapi bener, waktu itu ceritanya gw belom bisa move on dari mantan gw, gw galau, dan hape gw juga gitu. Dia terlihat tak berenergi, sering lowbat. Pas gw mau apus foto-foto mantan gw, malah keluar tulisan "Tidak dapat menghapus". Gw juga tulis note galau di hape gw. Pas gw mau apus, hapenya mati
Tapi setelah gw menemukan seseorang yang lain, alias gw udah move on (bukan pacaran loh) gw masukin banyak foto gebetan baru gw itu dan gak lama tiba-tiba aja semua foto di hape gw keapus kecuali foto si gebetan baru gw itu. Sms-sms dari mantan pun secara otomatis keapus. Hape gw dan gw udah bener-bener move on
penampakan hape gw :*
Tapi setelah gw menemukan seseorang yang lain, alias gw udah move on (bukan pacaran loh) gw masukin banyak foto gebetan baru gw itu dan gak lama tiba-tiba aja semua foto di hape gw keapus kecuali foto si gebetan baru gw itu. Sms-sms dari mantan pun secara otomatis keapus. Hape gw dan gw udah bener-bener move on
penampakan hape gw :*
Senin, 09 Juli 2012
I Love Monday
Bentar lagi udah mau masuk sekolah. Aduh lumayan kangen juga nih sama sekolah. Tiap hari ga jelas mau ngapain. Cuma makan, tidur, nonton, main internet dan nunggu ada yg sms. Sungguh mengenaskan.... Kalo kebanyakan orang sangat menunggu-nunggu datangnya libur dan sangat membenci hari senin, justru gw sebaliknya. Menurut gw libur=tidur, jadi liburan panjang itu menurut gw adalah tidur panjang, jadi semakin lama libur, semakin gw ngerasa jadi putri tidur.... Yah tapi gw juga butuh libur lah, cuma kalo libur kelamaan itu yang bikin bete
Hari Senin, hari yang dibenci oleh hampir semua lapisan masyarakat.
Tapi menurut gw hari Senin adalah hari yang hebat, hari yang bikin semangat, dan hari perubahan. Hari perubahan?? Ya jelas lah kebiasaan pasti berubah. Yang biasanya libur abis sholat subuh langsung tidur, ini malah harus mandi dan buru-buru. Senin itu adalah hari baru. Lagipula kalo kata gw sih hari Senin banyak keberuntungan juga pengalaman seru. Dan ini dia yang buat gw suka banget hari Senin:

1. Hari Senin itu hari lahir gw
Ini yang paling penting

2. Hari dapetin gebetan
Gw bukan orang yang punya ingatan fotografis, tapi gw juga bukan tipe pelupa, gw inget kok setiap gw mulai suka sama cowok pasti dimulai dari hari Senin. Bahkan hari jadian gw dulu juga hari Senin
3. Upacara
Sebagian besar orang sangat membenci hal ini, tapi gak buat gw, menurut gw ini adalah momen terbaik. Kenapa? Karena gw anak PMR. Di saat orang-orang kepanasan, gw berdirinya di belakang, di tempat adem. Trus keseringan juga jaga di UKS. Biasanya kan orang sakit itu mukanya pucet, jadi kece deh
4. Guru gak niat masuk kelas
Biasanya ini kalo abis liburan panjang, biasanya guru gak bakal langsung ngajar. Apalagi kalo tahun ajaran baru, guru-guru bakalan sibuk ngurusin anak kls 7 yang baru masuk
5. Jam pelajaran berkurang
Karena upacara, jam pelajaran bisa berkurang. Apalagi kalo anak-anak lagi susah diatur pasti guru marah-marah dulu

Hari Senin, hari yang dibenci oleh hampir semua lapisan masyarakat.
1. Hari Senin itu hari lahir gw
Ini yang paling penting
2. Hari dapetin gebetan
Gw bukan orang yang punya ingatan fotografis, tapi gw juga bukan tipe pelupa, gw inget kok setiap gw mulai suka sama cowok pasti dimulai dari hari Senin. Bahkan hari jadian gw dulu juga hari Senin
3. Upacara
Sebagian besar orang sangat membenci hal ini, tapi gak buat gw, menurut gw ini adalah momen terbaik. Kenapa? Karena gw anak PMR. Di saat orang-orang kepanasan, gw berdirinya di belakang, di tempat adem. Trus keseringan juga jaga di UKS. Biasanya kan orang sakit itu mukanya pucet, jadi kece deh
4. Guru gak niat masuk kelas
Biasanya ini kalo abis liburan panjang, biasanya guru gak bakal langsung ngajar. Apalagi kalo tahun ajaran baru, guru-guru bakalan sibuk ngurusin anak kls 7 yang baru masuk
5. Jam pelajaran berkurang
Karena upacara, jam pelajaran bisa berkurang. Apalagi kalo anak-anak lagi susah diatur pasti guru marah-marah dulu
Jumat, 22 Juni 2012
Indonesia=Ngaret
Gw mulai berfikir salah satu penyebab Indonesia gak maju-maju itu karena orang-orangnya pada suka telat/jam karet atau lebih sering dikenal dengan ngaret. Gw pernah pengalaman nunggu orang sampe 5 jam lebih. Yah, gw memang sangat membenci orang yang ngaret. Dan menurut teori gw, semakin bertambahnya umur, semakin tinggi tingkat kengaretannya. Gak percaya? Oke kali ini gw mau sedikit share soal pengalaman gw dengan orang-orang ngaret itu.
pertama
Gw penah diajakin ke kotu ama temen2 gw. Yah kalo mau lengkapnya baca postingan gw yg "Petualangan ngenes di kota Tua aja
kedua,
Ini terjadi beberapa hari lalu. Tepatnya tanggal 21 Juni 2012. Jadi ceritanya mau ada penilaian sekolah sehat. Sebagai pengurus PMR dan KKR gw juga mesti ngurusinnya. Juri katanya dateng janm setengah 1. kita udah buru-buru banget. UKS udah diberesin, lapangan udah beres dll, tapi jurinya gak dateng-dateng. Dan akhirnya jam setengah 3an jurinya baru dateng. Tay banget dah
ketiga,
Waktu pas masih kls 7, gw ikutan padus. Waktu itu ada acara Hapsak Pancasila dan sekolah gw padusnya disuruh ikut.. Singkat cerita pada hari H kita disuruh dateng pagi-pagi, dan katanya kalo bisa jam 5 sampe sekolah. Dan gw pun dateng sebelum subuh. Sumpah itu sepi banget ya... Dan ternyata guru gw baru dateng jam 6.15. Dan ketika dateng dia buru-buru dan bilang katanya acaranya mulai jam 7 dan SBY dateng jam segitu juga. Tapi namanya juga Indonesia.... Acara mulai jam 8.30 dan SBY dateng sekitar 1-2 jam kemudian. Hadduuh gimana Indonesia mau maju kalo presiden nya aja ngaret
Jadi kesimpulannya, menurut gw inilah arti dari kata-kata yang diucapkan, atau di sms kan sama 99,5% orang Indonesia
Besok mulainya jam 9 ya
artinya: mulainya jam 11
Lagi di jalan nih
artinya: baru abis mandi
Bentar lagi mau nyampe
artinya: baru mau pake sepatu/sendal
ni gw udah sampe
artinya: masih di jalan
pertama
Gw penah diajakin ke kotu ama temen2 gw. Yah kalo mau lengkapnya baca postingan gw yg "Petualangan ngenes di kota Tua aja
kedua,
Ini terjadi beberapa hari lalu. Tepatnya tanggal 21 Juni 2012. Jadi ceritanya mau ada penilaian sekolah sehat. Sebagai pengurus PMR dan KKR gw juga mesti ngurusinnya. Juri katanya dateng janm setengah 1. kita udah buru-buru banget. UKS udah diberesin, lapangan udah beres dll, tapi jurinya gak dateng-dateng. Dan akhirnya jam setengah 3an jurinya baru dateng. Tay banget dah
ketiga,
Waktu pas masih kls 7, gw ikutan padus. Waktu itu ada acara Hapsak Pancasila dan sekolah gw padusnya disuruh ikut.. Singkat cerita pada hari H kita disuruh dateng pagi-pagi, dan katanya kalo bisa jam 5 sampe sekolah. Dan gw pun dateng sebelum subuh. Sumpah itu sepi banget ya... Dan ternyata guru gw baru dateng jam 6.15. Dan ketika dateng dia buru-buru dan bilang katanya acaranya mulai jam 7 dan SBY dateng jam segitu juga. Tapi namanya juga Indonesia.... Acara mulai jam 8.30 dan SBY dateng sekitar 1-2 jam kemudian. Hadduuh gimana Indonesia mau maju kalo presiden nya aja ngaret
Jadi kesimpulannya, menurut gw inilah arti dari kata-kata yang diucapkan, atau di sms kan sama 99,5% orang Indonesia
Besok mulainya jam 9 ya
artinya: mulainya jam 11
Lagi di jalan nih
artinya: baru abis mandi
Bentar lagi mau nyampe
artinya: baru mau pake sepatu/sendal
ni gw udah sampe
artinya: masih di jalan
Sabtu, 16 Juni 2012
Komik tanpa gambar
Beberapa bulan lalu secara tidak sengaja gw bikin komik pendek banget tanpa gambar sama temen gw. Kalo biasanya lo sering pake tanda bintang buat menyatakan lu lagi ngapain, ya begitulah komik itu terbuat. Disambung-sambungin deh. Sorry kalo gak ngerti, gw aja gak ngerti apa yang pengen gw omongin. Tidak semua hal di dunia ini bisa dijelaskan dengan kata-kata
formatnya tmn gw- gw yah berulang begitu aja per bintangnya
*jeng jeng jeng ketemprang gedebuk
*Sindenpun bernyanyi
*3macanpun ikut bernyanyi
*datanglah ayu tingting membawa gerobak penyanyi dangdut keliling
*pasha ungu pun datang membawa sarimi
*pingkan mambo ikut serta membawa kecrekan marawis
*ibu2 PKK pun memenuhi ruangan untuk memburu tomcat dan jerrymouse
*the dendees pun turun dari langit dan berkata "bro bro"
*papanal juga datang dan bergoyang, semua kabur, papanal sedih
*dan setelah diselidiki ternyata mereka blm ngerjain pr mtk
*papanal seneng. Ayu tingting, pasha ungu, pingkan mambo, para sinden, 3 macan, ibu-ibu PKK, serta tomcat, jerrymouse dan sarimi galau
*mengapa papanal seneng? Usut punya usut ternyata papanal akhirnya bertemu dengankeponakannya yang sudah lama hilang yaitu mbip
*ternyata mbip membawa seonggok oleh-oleh yang berbentuk daging lunak yang dibawa di sepedanya. Belom diketahui benda apa itu, dan ternyata Raditya Dika pun angkat bicara
*perlakuan Raditya Di(c)ka tsb mengundang kemaraha mbip, ia pun melaporkannya ke pihak yang berwajib, tapi karena gak ditanggepin dia galau dan curhat sama Bruno Mars
*akhirnya Bruno Mars dan mbip bersatu menjadi power ranger alay polkadot. Dan bersama sama mengutuk Raditya Di(c)ka menjadi batu kali
*tapi untungnya mamanya raditya di(c)ka datang dari langit dan memberikan buku terbaru radit yang berjudul Bruno Mbip kepada mereka seraya berkata "bacalah"
*setelah bruno dan mbip membuka buku itu keluarlah sebuah cahaya seraya muncul seonggok BKKL dengan lejing garis2 ijo kuning merah dengan baju polkadot yang di iklan im3, juga tongkat peri bintang yang diperkirakan banyak terdata di pasar minggu
*terjadilah percakapan antara bkkl, bruno mars, dan mbip. Mereka bicara dgn bahasa mereka masing-masing. Bruno pake bahasa inggris, bkkl pake bahasa ilmiahnya dan mbip dengan bahasa daerahnya, intinya mereka ingin mencuri peta kota bayangan
*melihat kejadian ini radit berencana membuat novel yang berjudul Rapunzel
*tiba-tiba rapunzel dari novel radit keluar
*radit terkejut lalu tidak sengaja mencium rapunzel, rapunzel sedih
*dengan rayuan mautnya, rapunzelpun menjadi pendukung radit untuk melawan Bruno, mbip dan bkkl
*karena selalu dikacangin sama Bruno Mars dan Mbip yang sepertinya saling suka, bkkl pun bergabung dengan raditya Di(c)ka dan rapunzel dan membentuk organisasi yang bernama "peduli kasih"
*dengan perginya BKKL ke raditdan rapunzel, maka hak kepemilikan peta kota bayangan beralih ke kelompok peduli kasih. Dan kemudian anggi-ingga pun ikutbergabung
*mereka berlatih menggunakan kamar ingga karena disana ada alat-alat yang dibutuhkan. Pada sesi latihan, bkkl membuat racun katak, raditya di(c)ka membaca novelnya sendiri dan anggi-ingga main ps2
*semakin lama kelompok peduli kasih semakin memperbanyak anggota. Karena itu, bruno mars dan mbip mulai menyusun rencana untuk menghancurkan mereka lewat kota bayangan. Mereka memfitnah BKKL dan bergabung dgn irreguler dan berusaha merebut peta kota bayangan yang sudah dikembalikan BKKL
*tetapi kiki strike yang pintar berhasil mengetahui pikiran bruno dan mbip sehingga kota bayanganpun aman. Karena putus asa mbip dan bruno mars meminta bantuan cerberus
*cerberus dibantu sir charon sudah setuju dan akhirnya ryu juga ikut serta dengan sukarela. Tapi setelah setengah tahun, blm juga ada hasilnya. Merekapun meminta bantuan kira dan berhasil mendapatkan peta
*akhirnya rapunzelpun terbunuh tapi karena masih penasaran di alam baka dia meng calling nenek gayung
*nenek gayung pun ingin ikut kelompok peduli kasih, tapi karena terlalu tua, dia ditolak. Ia pun berbalik ke kelompoknya mbip yang bernama "Sesuatu bgt", tapi ditolak juga
*nenek gayung sedih dan bertekad membuktikan kalo dialah yang terbaik. Dan dia..... dia..... ikut casting
*dan diapun berhasil, malah sekarang ada filmnya. Dan kini, dunia mulai berubah, nenek gayung sudah menjadi idola di mana-mana. Karena itu sesuatu bgt dfan peduli kasih bersatu untuk menculik nenek gayung
*dan ketuanya adalah rapunzel yang bangkit lagi dari kuburan karena dia iri kepada nenek gayung
*nenek gayung gak mau kalah. Dia bawa bala bantuan dari dunia arwah
*lalu nenek gayung membuat tim sendiri yang bernama Gayungbelle. Nenek gayung yang narsis ia membuat girlband yang bernama 7gayungs
*ternyata salah satu anggota 7gayungs adalah mata-mata yang dikirim rapunzel
*dan mata-mata tersebut selalu menyampaikan informasi yang ada, dan inilah hasilnya:
1. Salah satu anggota 7gayungs menyukai cowok bernama bambang
2. Nenek gayung mempunyai fb bernama neng gayung.
3. Album pertama mereka berjudul goyang gayung ember melayang
*tapi mbip dan kira merasa kalau mata-mata itu telah berkhianat. Dan akhirnya, merekapun mengirim mata-mata unt memata-matai mata-mata itu. Kelompok gabungan tersebutmemilih mata-mata lewat casting, dan terpilihlah cerberus
*akhirnya mata-mata yang berkhianat itu tertangkap kamera indomart ketika sedang mengutil barang-barang unt keperluan mata-mata dan cerberus curiga dengan hal itu
*cerberus pun menyamar menjadi nenek gayung dan ternyata mata-mata yang dimata-matai itu mempunyai hubungan dengan nenek gayung karena saat si cerberus berubah, mata2 itu langsung berkata "oh hani.... i love you" (cat: hani disini sayang, bukan pacarnya MBN)
Oke sekian :*
formatnya tmn gw- gw yah berulang begitu aja per bintangnya
*jeng jeng jeng ketemprang gedebuk
*Sindenpun bernyanyi
*3macanpun ikut bernyanyi
*datanglah ayu tingting membawa gerobak penyanyi dangdut keliling
*pasha ungu pun datang membawa sarimi
*pingkan mambo ikut serta membawa kecrekan marawis
*ibu2 PKK pun memenuhi ruangan untuk memburu tomcat dan jerrymouse
*the dendees pun turun dari langit dan berkata "bro bro"
*papanal juga datang dan bergoyang, semua kabur, papanal sedih
*dan setelah diselidiki ternyata mereka blm ngerjain pr mtk
*papanal seneng. Ayu tingting, pasha ungu, pingkan mambo, para sinden, 3 macan, ibu-ibu PKK, serta tomcat, jerrymouse dan sarimi galau
*mengapa papanal seneng? Usut punya usut ternyata papanal akhirnya bertemu dengankeponakannya yang sudah lama hilang yaitu mbip
*ternyata mbip membawa seonggok oleh-oleh yang berbentuk daging lunak yang dibawa di sepedanya. Belom diketahui benda apa itu, dan ternyata Raditya Dika pun angkat bicara
*perlakuan Raditya Di(c)ka tsb mengundang kemaraha mbip, ia pun melaporkannya ke pihak yang berwajib, tapi karena gak ditanggepin dia galau dan curhat sama Bruno Mars
*akhirnya Bruno Mars dan mbip bersatu menjadi power ranger alay polkadot. Dan bersama sama mengutuk Raditya Di(c)ka menjadi batu kali
*tapi untungnya mamanya raditya di(c)ka datang dari langit dan memberikan buku terbaru radit yang berjudul Bruno Mbip kepada mereka seraya berkata "bacalah"
*setelah bruno dan mbip membuka buku itu keluarlah sebuah cahaya seraya muncul seonggok BKKL dengan lejing garis2 ijo kuning merah dengan baju polkadot yang di iklan im3, juga tongkat peri bintang yang diperkirakan banyak terdata di pasar minggu
*terjadilah percakapan antara bkkl, bruno mars, dan mbip. Mereka bicara dgn bahasa mereka masing-masing. Bruno pake bahasa inggris, bkkl pake bahasa ilmiahnya dan mbip dengan bahasa daerahnya, intinya mereka ingin mencuri peta kota bayangan
*melihat kejadian ini radit berencana membuat novel yang berjudul Rapunzel
*tiba-tiba rapunzel dari novel radit keluar
*radit terkejut lalu tidak sengaja mencium rapunzel, rapunzel sedih
*dengan rayuan mautnya, rapunzelpun menjadi pendukung radit untuk melawan Bruno, mbip dan bkkl
*karena selalu dikacangin sama Bruno Mars dan Mbip yang sepertinya saling suka, bkkl pun bergabung dengan raditya Di(c)ka dan rapunzel dan membentuk organisasi yang bernama "peduli kasih"
*dengan perginya BKKL ke raditdan rapunzel, maka hak kepemilikan peta kota bayangan beralih ke kelompok peduli kasih. Dan kemudian anggi-ingga pun ikutbergabung
*mereka berlatih menggunakan kamar ingga karena disana ada alat-alat yang dibutuhkan. Pada sesi latihan, bkkl membuat racun katak, raditya di(c)ka membaca novelnya sendiri dan anggi-ingga main ps2
*semakin lama kelompok peduli kasih semakin memperbanyak anggota. Karena itu, bruno mars dan mbip mulai menyusun rencana untuk menghancurkan mereka lewat kota bayangan. Mereka memfitnah BKKL dan bergabung dgn irreguler dan berusaha merebut peta kota bayangan yang sudah dikembalikan BKKL
*tetapi kiki strike yang pintar berhasil mengetahui pikiran bruno dan mbip sehingga kota bayanganpun aman. Karena putus asa mbip dan bruno mars meminta bantuan cerberus
*cerberus dibantu sir charon sudah setuju dan akhirnya ryu juga ikut serta dengan sukarela. Tapi setelah setengah tahun, blm juga ada hasilnya. Merekapun meminta bantuan kira dan berhasil mendapatkan peta
*akhirnya rapunzelpun terbunuh tapi karena masih penasaran di alam baka dia meng calling nenek gayung
*nenek gayung pun ingin ikut kelompok peduli kasih, tapi karena terlalu tua, dia ditolak. Ia pun berbalik ke kelompoknya mbip yang bernama "Sesuatu bgt", tapi ditolak juga
*nenek gayung sedih dan bertekad membuktikan kalo dialah yang terbaik. Dan dia..... dia..... ikut casting
*dan diapun berhasil, malah sekarang ada filmnya. Dan kini, dunia mulai berubah, nenek gayung sudah menjadi idola di mana-mana. Karena itu sesuatu bgt dfan peduli kasih bersatu untuk menculik nenek gayung
*dan ketuanya adalah rapunzel yang bangkit lagi dari kuburan karena dia iri kepada nenek gayung
*nenek gayung gak mau kalah. Dia bawa bala bantuan dari dunia arwah
*lalu nenek gayung membuat tim sendiri yang bernama Gayungbelle. Nenek gayung yang narsis ia membuat girlband yang bernama 7gayungs
*ternyata salah satu anggota 7gayungs adalah mata-mata yang dikirim rapunzel
*dan mata-mata tersebut selalu menyampaikan informasi yang ada, dan inilah hasilnya:
1. Salah satu anggota 7gayungs menyukai cowok bernama bambang
2. Nenek gayung mempunyai fb bernama neng gayung.
3. Album pertama mereka berjudul goyang gayung ember melayang
*tapi mbip dan kira merasa kalau mata-mata itu telah berkhianat. Dan akhirnya, merekapun mengirim mata-mata unt memata-matai mata-mata itu. Kelompok gabungan tersebutmemilih mata-mata lewat casting, dan terpilihlah cerberus
*akhirnya mata-mata yang berkhianat itu tertangkap kamera indomart ketika sedang mengutil barang-barang unt keperluan mata-mata dan cerberus curiga dengan hal itu
*cerberus pun menyamar menjadi nenek gayung dan ternyata mata-mata yang dimata-matai itu mempunyai hubungan dengan nenek gayung karena saat si cerberus berubah, mata2 itu langsung berkata "oh hani.... i love you" (cat: hani disini sayang, bukan pacarnya MBN)
Oke sekian :*
Sabtu, 02 Juni 2012
Mental Anak Kost
Mungkin yg ada di bayanganlu ketika baca "anak kost" adalah mahasiswa yang nge kost di rumah orang karena rumahnya jauh dari kampus. Dan kalo lu baca judulnya ya lu pasti tau maksud gw. Mental anak kost, eksis di awal bulan, ngenes di akhir bulan. Tapi keadaan ini gak hanya dialami oleh anak kost juga sih
Salah satunya adalah gw dan temen gw (gw gak sebutin namanya karena gw bingung pake nama asli atau nama samaran, klo nama asli ntar dia malah bilang 'harusnya nama samaran aja biar misterius' klo nama samaran pasti dia bilang 'langsung ketauan deh nama asli gw, dan karena itu gw pun tidak mencantumkan namanya). Jadi tadi kita ke TMII. Bingung juga sih mau ngapain. Pas naik angkot abangnya mau muter, jadi kita disuruh turun (dgn kata lain, GRATIS). Tapi setelah kita turun kita malah jalan (lumayan jauh pdhl), ke arah pasar yg gak jauh darisitu (gardu) buat beli minuman soalnya di sana pasti mahal.
Setelah itu kita jalan sampe asrama haji, dari sana naik 05. Setelah turun kita jalan dikit trus pas di pintu masuk (yg sebenernya pintu keluar) kita berjalan dengan santainya tanpa terlihat oleh mas-mas yg mintain tiket. Sebagai anak bermental anak kost kita membiarkan hal tersebut. Abis itu kita naik mobil keliling. Sekali keliling itu 3000 dan kita 2x keliing tapi bayarnya sama karena abangnya ganyadar. Dan kita turun di PPiptek. Dari pas rame banget sampe sepi banget kita masih setia disana. Oke itu lumayan romantis
Abis dari PPIptek kita laper, tapi untungnya kita udah beli makanan sama minuman di luar jadi tinggal cari tempat makannya aja. Setelah lama nyari ada juga tmp yg bagus. Yah warung gitu. Biar gak malu-maluin kita juga beli makanan, makanan yg paling murah tentunya. Dan belinya cuma satu, buat berdua (dan di belakang kita ada orang pacaran yg makan sepiring berdua juga) sungguh romantis.
Karena bingung mau ngapain abis itu, kita pun pulang. Dan gw pun bernyanyi "Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan". Tapi akhirnya kita pulang dengan selamat dengan bajet gw yg masih tersisa banyak
Salah satunya adalah gw dan temen gw (gw gak sebutin namanya karena gw bingung pake nama asli atau nama samaran, klo nama asli ntar dia malah bilang 'harusnya nama samaran aja biar misterius' klo nama samaran pasti dia bilang 'langsung ketauan deh nama asli gw, dan karena itu gw pun tidak mencantumkan namanya). Jadi tadi kita ke TMII. Bingung juga sih mau ngapain. Pas naik angkot abangnya mau muter, jadi kita disuruh turun (dgn kata lain, GRATIS). Tapi setelah kita turun kita malah jalan (lumayan jauh pdhl), ke arah pasar yg gak jauh darisitu (gardu) buat beli minuman soalnya di sana pasti mahal.
Setelah itu kita jalan sampe asrama haji, dari sana naik 05. Setelah turun kita jalan dikit trus pas di pintu masuk (yg sebenernya pintu keluar) kita berjalan dengan santainya tanpa terlihat oleh mas-mas yg mintain tiket. Sebagai anak bermental anak kost kita membiarkan hal tersebut. Abis itu kita naik mobil keliling. Sekali keliling itu 3000 dan kita 2x keliing tapi bayarnya sama karena abangnya ganyadar. Dan kita turun di PPiptek. Dari pas rame banget sampe sepi banget kita masih setia disana. Oke itu lumayan romantis
Abis dari PPIptek kita laper, tapi untungnya kita udah beli makanan sama minuman di luar jadi tinggal cari tempat makannya aja. Setelah lama nyari ada juga tmp yg bagus. Yah warung gitu. Biar gak malu-maluin kita juga beli makanan, makanan yg paling murah tentunya. Dan belinya cuma satu, buat berdua (dan di belakang kita ada orang pacaran yg makan sepiring berdua juga) sungguh romantis.
Karena bingung mau ngapain abis itu, kita pun pulang. Dan gw pun bernyanyi "Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan". Tapi akhirnya kita pulang dengan selamat dengan bajet gw yg masih tersisa banyak
Sabtu, 05 Mei 2012
Tugas B.ing
Seperti yang gw bilang sebelumnya gw sekarang lagi sibuk sama syuting untuk syuting b.inggris. Jadi kelompok gw itu ada 10 orang, tapi pada jarang banget mau syuting. Tapi pada akhirnya kita hampir selesai.. Tinggal 1 scene lagi. Dan itu pada males banget. Terutama si Olaf, oh my god. Syuting udah ditunda 5x gara-gara dia. Najong banget. Pengen bat gw bunuh tuh orang :@.
Jadi kelompok gw itu video nya judulnya "A Series of Unfortunate Events". Ceritanya diambil dari film barat dengan judul yang sama. Jadi ceritanya itu tentang 3 orang anak yang namanya Violet, Janet sama Sunny. Mereka itu kakak-adik, si Violet itu penemu, barang apapun di sekitar dia bisa jadi hal yang berguna. Trus si Janet sama Sunny itu kembar, si Janet hobinya baca buku. Setiap kata-kata dibuku yang dia baca selalu dia bisa hafalin. Tiba-tiba rmhnya kebakaran pas mereka gak dirumah dan orangtuanya meninggal. Mereka pun di asuh sama temen orangtuanya yang namanya Olaf. Tapi si Olaf ini jahat, bahkan dia mau bunuh mereka bertiga. Untungnya pengacara keluarganya yg namanya Kat sempet liat dan mereka bertiga dipindahin ke rmh Jude Law. Tapi belum sehari tinggal disana, Jude Law nya meninggal. Mereka lalu dipindahin lagi ke rmhnya Meryl. Taktiknya Olaf, mereka malah akhirnya terpaksa dikembaliin lagi ke Olaf. Kalo mau versi aslinya cari aja di mbah gugel
Banyak kejanggalan yang sangat mencolok antara film aslinya dan buatan kelompok ge. Pertama, Di filmnya, Olaf adalah sosok yang menakutkan dan galak, tapi sayangnya di kelompok gw justru yang jadi Olaf adalah cowok lemah lembut nan banci yang suaranya 5x lebih lembut dari suara gw (apa suara gw yang kayak laki ya?). Kedua, Seharusnya adeknya Violet itu Klaus dan Sunny. Tapi gitu dah, yang jadi Klaus males banget jadi digantiin aja. Ketiga Sunny itu seharusnya bayi. Keempat, pengacaranya harusnya cowok dan namanya Pole. Keempat, yang jadi Meryl(seharusnya joshephine) itu harusnya lebay, tapi ini terlalu baik
Dan lain lain. Doain aja deh nilainya gak jelek, aminnnn
Jadi kelompok gw itu video nya judulnya "A Series of Unfortunate Events". Ceritanya diambil dari film barat dengan judul yang sama. Jadi ceritanya itu tentang 3 orang anak yang namanya Violet, Janet sama Sunny. Mereka itu kakak-adik, si Violet itu penemu, barang apapun di sekitar dia bisa jadi hal yang berguna. Trus si Janet sama Sunny itu kembar, si Janet hobinya baca buku. Setiap kata-kata dibuku yang dia baca selalu dia bisa hafalin. Tiba-tiba rmhnya kebakaran pas mereka gak dirumah dan orangtuanya meninggal. Mereka pun di asuh sama temen orangtuanya yang namanya Olaf. Tapi si Olaf ini jahat, bahkan dia mau bunuh mereka bertiga. Untungnya pengacara keluarganya yg namanya Kat sempet liat dan mereka bertiga dipindahin ke rmh Jude Law. Tapi belum sehari tinggal disana, Jude Law nya meninggal. Mereka lalu dipindahin lagi ke rmhnya Meryl. Taktiknya Olaf, mereka malah akhirnya terpaksa dikembaliin lagi ke Olaf. Kalo mau versi aslinya cari aja di mbah gugel
Banyak kejanggalan yang sangat mencolok antara film aslinya dan buatan kelompok ge. Pertama, Di filmnya, Olaf adalah sosok yang menakutkan dan galak, tapi sayangnya di kelompok gw justru yang jadi Olaf adalah cowok lemah lembut nan banci yang suaranya 5x lebih lembut dari suara gw (apa suara gw yang kayak laki ya?). Kedua, Seharusnya adeknya Violet itu Klaus dan Sunny. Tapi gitu dah, yang jadi Klaus males banget jadi digantiin aja. Ketiga Sunny itu seharusnya bayi. Keempat, pengacaranya harusnya cowok dan namanya Pole. Keempat, yang jadi Meryl(seharusnya joshephine) itu harusnya lebay, tapi ini terlalu baik
Dan lain lain. Doain aja deh nilainya gak jelek, aminnnn
Perenggangan
Fuiiiihhhhhh
*ceritanyasuaraangin
Akhirnya, setelah sekian lama gw gak nge post sekarang nge post juga. Tapi sebenernya gw juga gak tau sih mau nge post apa. Ya sekedar perenggangan otot-otot tangan aja. Udah lama gak ngetik. Biasa sibuk, udah syuting, main drum terus main bola (lho?). Gak gak gak kok. Maksud gw yang 2 yg terakhir enggak. Gw emang bukan artis, tapi belakangan gw sibuk syuting buat tugas bahasa ingrris sekolah. Agak gak nyambung si soalnya babnya itu "A Friend in Need is a friend indeed" Yah kurang lebih begitu deh. Tapi intinya suruh bikin film. Yaudah deh daripada gak nyambung ceritanya lanjutin ke postingan berikutnya
*ceritanyasuaraangin
Akhirnya, setelah sekian lama gw gak nge post sekarang nge post juga. Tapi sebenernya gw juga gak tau sih mau nge post apa. Ya sekedar perenggangan otot-otot tangan aja. Udah lama gak ngetik. Biasa sibuk, udah syuting, main drum terus main bola (lho?). Gak gak gak kok. Maksud gw yang 2 yg terakhir enggak. Gw emang bukan artis, tapi belakangan gw sibuk syuting buat tugas bahasa ingrris sekolah. Agak gak nyambung si soalnya babnya itu "A Friend in Need is a friend indeed" Yah kurang lebih begitu deh. Tapi intinya suruh bikin film. Yaudah deh daripada gak nyambung ceritanya lanjutin ke postingan berikutnya
Senin, 23 Januari 2012
Tragedi Sepeda (part 2)
Oke, kali ini kejadiannya siang. Ini terjadi beberapa hari setelahnya (kalo gak salah). Berbeda dengan kejadian sebelumnya, yang ini lumayan asyik (untuk gue). Jadi ceritanya waktu itu gue mau main sepeda sama temen gue yaitu Selena dan Gomes (jelas ini nama samaran).
Sayangnya waktu itu sepeda gue masih di bengkel dan sepedanya si Selena..... Lupa gue kenapa, tapi kalo gak salah rantenya copot. Daripada susah-susah benerin rante kita bertiga pun naik 1 sepeda, yatu sepedanya si Gomes. Perlu diketahui pada zaman itu (sekitar tahun 2006-2007) sepeda Gomes itu sudah dikategorikan sebagai sepeda butut dan tanpa jalu ataupun goncengan. Tapi untungnya si Selena punya goncengan, dan dipasanglah goncengan itu
Kita (baca: mereka) pun membagi tugas. Si selena duduk di jok bagian depan, tugasnya nyetir. Si Gomes di jok bagian belakang, tugasnya ngegenjot. Dan gue berada diposisi dewa yaitu di kursi goncengan. Dan tugas gue sangatlah simple, yaitu mengikuti perjalanan dengan tenang. Sebenernya tugas gue paling mudah bin merdeka, tapi justru gue doang yang gak bisa menjalani tugas ini dengan baik. Kenapa? Karena setiap si Selena dan Gomes membelok agak curam, gue langsung teriak kenceng.
Di sela-sela perjalanan ada kejadian yang ngeselin. Jadi pas kita lagi enak-enak ada tanda
Dan ternyata bener aja yang gue duga-duga, di situ ada kawinan. Saat para tamu lagi salaman sama penganten dan ada juru foto yang lagi mau moto, kitapun lewat dengan kecepatan ekstra dan teriakan. Gue gak tau apakah di dalam foto mereka ada penampakan kitanya atau enggak, yang jelas itu sungguh memalukan
Minggu, 22 Januari 2012
Tragedi sepeda (part 1)
Sepeda. Ya sekarang memang lagi nge-tren orang bersepeda fixie. Kalo liat orang naik sepeda, gue jadi inget waktu gue masih kecil. Dulu, waktu gue masih SD, setiap mau jalan-jalan pake sepeda ada aja masalahnya. Dan kali ini gue bakalan cerita soal pengalaman menyedihkan gue dan sepeda
Waktu itu pas pagi-pagi temen-temen gue ngajakin bersepeda. Waktu itu gue baru dibeliin sepeda, dan dengan semangat juang '45 gue pun mengeluarkan sepeda dan ikut nimbrung sama mereka. Pertama jalan, biasa-biasa aja, pas udah agak jauhan dikit dari rumah gue, eh bannya malah kempes
"Eh gimana nih ban gue kempes?" tanya gue ke yg laen
"Yah... Gimana ya?" jawab tmn gue panik
"Yaudah cari aja yang punya pompa ban" kata yg laen
"Kayaknya gue punya deh"
"Yaudah kita ke rumah lu. Tapi berarti gue jalan dong?"
"Udah kita temenin" dan akhirnya semua menenteng sepedanya ke rumah temen gue itu, sampai di rumahnya
"Tunggu bentar ya, gue cari dulu" beberapa menit kemudian
"Yah gak ada"
"Yah, trus gimana dong?"
"Eh coba ke **** (nama tmn gue), kali aja dia ada
Akhirnya kita ke sana, dan alhamdulillah ternyata si **** punya pompanya. Setelah di pompa, kitapun maen lagi. Tapi ternyata ban sepeda gue kempes lagi. Temen-temen gue pun menyarankan untuk menaruhnya ke bengkel. Sialnya bengkel sepedanya di luar komplek, dan dengan sabar kita jalan ke sana. Namun penderitaan gue semakin lengkap karena bengkelnya tutup. Karena itu akhirnya kita memutuskan untuk menaruh sepeda masing-masing ke rumah masing-masing dan melanjutkan jalan pagi dengan benar-benar jalan, Tapi ngenesnya lagi saat ngembaliin sepeda ke rumah, gue ngeliat jam dan sudah menunjukkan pukul 8:30. AAAAARRRRRGGGGGGGGG
Waktu itu pas pagi-pagi temen-temen gue ngajakin bersepeda. Waktu itu gue baru dibeliin sepeda, dan dengan semangat juang '45 gue pun mengeluarkan sepeda dan ikut nimbrung sama mereka. Pertama jalan, biasa-biasa aja, pas udah agak jauhan dikit dari rumah gue, eh bannya malah kempes
"Eh gimana nih ban gue kempes?" tanya gue ke yg laen
"Yah... Gimana ya?" jawab tmn gue panik
"Yaudah cari aja yang punya pompa ban" kata yg laen
"Kayaknya gue punya deh"
"Yaudah kita ke rumah lu. Tapi berarti gue jalan dong?"
"Udah kita temenin" dan akhirnya semua menenteng sepedanya ke rumah temen gue itu, sampai di rumahnya
"Tunggu bentar ya, gue cari dulu" beberapa menit kemudian
"Yah gak ada"
"Yah, trus gimana dong?"
"Eh coba ke **** (nama tmn gue), kali aja dia ada
Akhirnya kita ke sana, dan alhamdulillah ternyata si **** punya pompanya. Setelah di pompa, kitapun maen lagi. Tapi ternyata ban sepeda gue kempes lagi. Temen-temen gue pun menyarankan untuk menaruhnya ke bengkel. Sialnya bengkel sepedanya di luar komplek, dan dengan sabar kita jalan ke sana. Namun penderitaan gue semakin lengkap karena bengkelnya tutup. Karena itu akhirnya kita memutuskan untuk menaruh sepeda masing-masing ke rumah masing-masing dan melanjutkan jalan pagi dengan benar-benar jalan, Tapi ngenesnya lagi saat ngembaliin sepeda ke rumah, gue ngeliat jam dan sudah menunjukkan pukul 8:30. AAAAARRRRRGGGGGGGGG
Sabtu, 21 Januari 2012
Petualangan Ngenes Di Kota Tua
Hari ini gue sama Monik + Mutiara + Isma + pacarnya dan teman-teman pacarnya pergi ke kota tua. Awalnya udah janjian jam 7 pagi biar gak macet. Karena gue orangnya tepat waktu, jam 7 kurang 15 gue udah di tempat yang ditentukan. Dan sialnya mereka pada ngaret. Singkat cerita akhirnya kita berangkat dari pinang ranti naik busway tuh jam setengah 8 an (sompret banget).
Sesampainya di sana kita terbagi menjadi 2 rombongan. Rombongan pertama gue sama Monik n Mutiara. Dan rombongan kedua sisanya. Entah gimana kabar mereka tapi yang jelas kita bertiga memulai petualangan ngenes. Pertama si asyik-asyik aja waktu masih bareng-bareng. Kita ke museum bank mandiri. Di sana banyak lorong-lorong di bawah tanah dan cuma kita bertiga yang berani masuk (yang laennya payah). Pas awal misah kita bertiga ke museum..... museum..... museum apa ya gue lupa, tiketnya ilang si. Beda banget dengan di museum bank mandiri tadi, di tempat ini ramenya minta ampun (iya gue ampunin). Baru beberapa menit masuk aja eteb, tapi penasaran, yaudahlah.
Setelah itu kita ke museum wayang, abis itu..... nah abis itu mulailah petualangan ngenes kita. Kita bingung mau ke mana, akhirnya kita jalan tanpa arah yang jelas. Kaki gue pegel banget, dan rasanya agak basah, ya mungkin kaki-kakiku menangis. Setelah jalan cukup lama, mencari-cari bangunan yang bisa di masuki akhirnya kita baru sadar kalo daritadi ada museum BI di depan mata kita. Akhirnya kitapun ke sana. Pas di dalem si Mutiara dapet sms dari Isma kalo dia dan yang lain lagi di monas. Trus kita juga pengen nyusul ke sana.
Gue dan yang lain pun keluar dari museum BI yang sebenernya masih pengen berlama-lama. Monik juga ngajakin kita ke salon ibunya jadi intinya rencana kita sekarang adalah: ke monas, trus setelah puas, naik busway sama Isma dll, trus turun di Benhil tempat salon ibunya Monik. Tapi Allah berkehendak lain.
Monik bilang dia tau jalan, dan dia juga bilang kalo monas dari kotu tuh deket dan bisa ditempuh dengan jalan kaki. Karena begitu, kitapun dengan tanpa curiganya mengikuti Monik menyusuri jalan. Dan ternyata, eng ing eng, setelah lama jalan ternyata kita balik ke tempat awal. Dan dengan kata lain, kita cuma muter doang. Karena frustasi akhirnya kita pun langsung naik busway ke Benhil dan pergi ke salon ibunya Monik. Setelah dari sana kita beli tiket busway lagi dan udah siap-siap nunggu busway ke pinang ranti. Gue udah seneng aja karena saat itu sepi, but ternyata itu bukan ke pinang ranti. Kalo ke pinang Ranti mesti lewat jembatan penyebrangan karena haltenya di sana.
Gue fikir jalnnya gak seberapa ya tapi ternyata astafirullah minta ampun jauhnya. Gue mulai berfikir kalo ujung dari jembatan ini adalah rumah gue. Dengan kata lain gue berjalan dari Jakarta Barat sampai Bekasi. Dan itu berarti ada kemungkinan kalo panjang jembatan ini sama dengan tembok cina. Oke itu emang lebay, tapi yang jelas itu lumayan panjang. Setelah sampe pinang ranti gue naik angkot sama Mutiara. Dan sialnya lagi angkot CH tuh gak lewat-lewat. Trus Mutiara ngajakin gue jalan. Dan ternyata lewatlah 2 angkot ch yang melewati kita, kesel, rasa pengen gue bacok tuh Mutiara. Dan sebagai pelengkap pas udah sampe pangkalan CH abang gue malah gak bisa jemput...
Sesampainya di sana kita terbagi menjadi 2 rombongan. Rombongan pertama gue sama Monik n Mutiara. Dan rombongan kedua sisanya. Entah gimana kabar mereka tapi yang jelas kita bertiga memulai petualangan ngenes. Pertama si asyik-asyik aja waktu masih bareng-bareng. Kita ke museum bank mandiri. Di sana banyak lorong-lorong di bawah tanah dan cuma kita bertiga yang berani masuk (yang laennya payah). Pas awal misah kita bertiga ke museum..... museum..... museum apa ya gue lupa, tiketnya ilang si. Beda banget dengan di museum bank mandiri tadi, di tempat ini ramenya minta ampun (iya gue ampunin). Baru beberapa menit masuk aja eteb, tapi penasaran, yaudahlah.
Setelah itu kita ke museum wayang, abis itu..... nah abis itu mulailah petualangan ngenes kita. Kita bingung mau ke mana, akhirnya kita jalan tanpa arah yang jelas. Kaki gue pegel banget, dan rasanya agak basah, ya mungkin kaki-kakiku menangis. Setelah jalan cukup lama, mencari-cari bangunan yang bisa di masuki akhirnya kita baru sadar kalo daritadi ada museum BI di depan mata kita. Akhirnya kitapun ke sana. Pas di dalem si Mutiara dapet sms dari Isma kalo dia dan yang lain lagi di monas. Trus kita juga pengen nyusul ke sana.
Gue dan yang lain pun keluar dari museum BI yang sebenernya masih pengen berlama-lama. Monik juga ngajakin kita ke salon ibunya jadi intinya rencana kita sekarang adalah: ke monas, trus setelah puas, naik busway sama Isma dll, trus turun di Benhil tempat salon ibunya Monik. Tapi Allah berkehendak lain.
Monik bilang dia tau jalan, dan dia juga bilang kalo monas dari kotu tuh deket dan bisa ditempuh dengan jalan kaki. Karena begitu, kitapun dengan tanpa curiganya mengikuti Monik menyusuri jalan. Dan ternyata, eng ing eng, setelah lama jalan ternyata kita balik ke tempat awal. Dan dengan kata lain, kita cuma muter doang. Karena frustasi akhirnya kita pun langsung naik busway ke Benhil dan pergi ke salon ibunya Monik. Setelah dari sana kita beli tiket busway lagi dan udah siap-siap nunggu busway ke pinang ranti. Gue udah seneng aja karena saat itu sepi, but ternyata itu bukan ke pinang ranti. Kalo ke pinang Ranti mesti lewat jembatan penyebrangan karena haltenya di sana.
Gue fikir jalnnya gak seberapa ya tapi ternyata astafirullah minta ampun jauhnya. Gue mulai berfikir kalo ujung dari jembatan ini adalah rumah gue. Dengan kata lain gue berjalan dari Jakarta Barat sampai Bekasi. Dan itu berarti ada kemungkinan kalo panjang jembatan ini sama dengan tembok cina. Oke itu emang lebay, tapi yang jelas itu lumayan panjang. Setelah sampe pinang ranti gue naik angkot sama Mutiara. Dan sialnya lagi angkot CH tuh gak lewat-lewat. Trus Mutiara ngajakin gue jalan. Dan ternyata lewatlah 2 angkot ch yang melewati kita, kesel, rasa pengen gue bacok tuh Mutiara. Dan sebagai pelengkap pas udah sampe pangkalan CH abang gue malah gak bisa jemput...
Rabu, 11 Januari 2012
Mimpi gue
Oke ini memang sepertinya gak penting banget. Tapi memang isi blog ini gak ada yang penting sih. Beberapa tahun belakangan ini entah kenapa mimpi gue banyak yang jadi kenyataan. Yah tentunya mimpi yang wajar-wajar, mimpi yang terkesan mustahil untungnya gak pernah terjadi. Sebagai contoh gue dulu pernah mimpi diculik sama akatsuki dan ditembak sama sasori
Salah satu contoh mimpi gue yang jadi kenyataan adalah mimpi tentang cowok gue yang sekarang udah jadi mantan gue. @__@. Waktu gue baru masuk SMP gue pernah mimpi kelas 8 gue bakalan punya pacar, orangnya sekelas sama gue, namanya **** dan gue pacaran sama dia sampe setahun. Besoknya gue mimpi lagi, tapi kali ini gue tolak, dan di mimpi gue itu org tersebut malah besoknya pacaran sama orang lain. Gue penasaran banget sama tuh mimpi. Dan ternyata, saat gue kelas 8, hampir semua hal itu pun terjadi. Gue ditembak sama orang yang sekelas sama gue, dan namanya bener ****, tapi gue bingung nerima dia atau enggak. Gue pengen nolak karena gue belom bisa akrab sama dia, gue takut kalo gue pacaran malah ngebuat hubungan gue sama dia jadi kaku, tapi kalo gue tolak, gue takut mimpi gue yang ke dua bakal terjadi. Nyesek banget kan kalo liat dia pacaran sama orang lain yang masih sekelas juga @__@
Dan akhirnya gue nerima dia, tapi bener seperti feeling gue, hubungan gue kaku. Padahal sekelas tapi ngobrol aja gak pernah. Malahan dia lebih akrab sama temen-temen gue, terutama sama temen sebangku gue. Lama-lama gue ngerasa kalo mimpi gue itu gak bener. Mimpi kalo gue bakal setahun sama dia itu gak mungkin bener. Dan memang, 2 bulan kemudian gue putus sama dia
Salah satu contoh mimpi gue yang jadi kenyataan adalah mimpi tentang cowok gue yang sekarang udah jadi mantan gue. @__@. Waktu gue baru masuk SMP gue pernah mimpi kelas 8 gue bakalan punya pacar, orangnya sekelas sama gue, namanya **** dan gue pacaran sama dia sampe setahun. Besoknya gue mimpi lagi, tapi kali ini gue tolak, dan di mimpi gue itu org tersebut malah besoknya pacaran sama orang lain. Gue penasaran banget sama tuh mimpi. Dan ternyata, saat gue kelas 8, hampir semua hal itu pun terjadi. Gue ditembak sama orang yang sekelas sama gue, dan namanya bener ****, tapi gue bingung nerima dia atau enggak. Gue pengen nolak karena gue belom bisa akrab sama dia, gue takut kalo gue pacaran malah ngebuat hubungan gue sama dia jadi kaku, tapi kalo gue tolak, gue takut mimpi gue yang ke dua bakal terjadi. Nyesek banget kan kalo liat dia pacaran sama orang lain yang masih sekelas juga @__@
Dan akhirnya gue nerima dia, tapi bener seperti feeling gue, hubungan gue kaku. Padahal sekelas tapi ngobrol aja gak pernah. Malahan dia lebih akrab sama temen-temen gue, terutama sama temen sebangku gue. Lama-lama gue ngerasa kalo mimpi gue itu gak bener. Mimpi kalo gue bakal setahun sama dia itu gak mungkin bener. Dan memang, 2 bulan kemudian gue putus sama dia
Sabtu, 07 Januari 2012
Cinta Sinetronis
Harus diakui dan dibanggakan, setiap gue suka sama cowok, cowok itu juga suka sama gue
. But, itu gak membuat kisah cinta gue jadi indah dan manis, justru sebaliknya. Pertama kali gue suka sama cowok tuh umur gue 11 tahun. Waktu itu gue kelas 6 SD (tapi ceritanya dimulai dari saat gue kelas 5 SD).
Untuk melindungi pihak-pihak yang terkait, semua nama gue samarkan. Jadi waktu itu gue tuh punya semacam geng gengan gitu, anggotanya 4 orang (sebenernya 5 tapi karena yg 1nya jarang ngumpul dan gak ada kisahnya jadi itung aja 4). Sebutlah mereka itu Melly, Rere, sama Alda lah gitu. Mereka suka sama kakak kelas, dan kakak kelas yang mereka ber 3 sukain itu juga punya geng-geng ber 4 kayak kita gitu. Sebutlah nama kakak-kakak kelas itu Renaldi, Andra, Dwi, dan Ega. Jadi si Melly itu suka sama Renaldi, Rere sama kak Andra dan Alda suka sama kak Dwi, yang merupakan orang yg paling disukai di sekolah. Gue juga bingung kenapa padahal jelek loh. Sebenernya sih gue gak suka sama kak Ega, tapi biar seru, gue bilang aja suka sama kak Ega.
Alda pernah cerita sedikit tentang kak Dwi. Jadi katanya kak Dwi itu tinggal di yayasan yatim piatu gitu, tapi gue juga gak tau maksudnya di situ pesantren atau emang dia gak punya orangtua. Alda sering banget ceritain soal kedeketan dia sama kak Dwi. Ya ampun, dia tuh geernya setengah mati padahal mah kak Dwinya biasa-biasa aja sama dia. Ya mungkin cinta mati kali ya
.
Beberapa bulan kemudian, kita naik ke kelas 6 dan ke 4 kakak-kakak itu udah masuk SMP. Nah, saat itu justru gue ngerasa kangen aja sama mereka, terutama kak Dwi. Gue juga bingung kenapa gue kepikiran kak Dwi mulu, padahal sebelumnya gak pernah.
Walaupun mereka udah pada lulus, tapi mereka sering banget ke sekolah kalo hari sabtu, terutama kak Dwi karena emang rumahnya deket dari SD gue. Beberapa bulan berlalu. Tiba-tiba datang berita mengejutkan dari temen gue, sebut aja siti. Dia bilang dia dikasih tau kak Dwi kalo kak Dwi itu suka sama gue. Meskipun gak percaya, tapi gue kok seneng banget. Apalagi waktu guru gue bilang abis lebaran sekolah gue mau direnov dan kita numpang ke 157 (sekolahnya kak Dwi, Andra,dan Renaldi). Gue selalu nunggu-nungguin saat-saat itu. Dan saat itu gue baru menyadari satu hal, yaitu gue suka sama kak Dwi
.
Dan akhirnya saat-saat yang ditunggu pun datang. Gue masuk jam 12.30 (kalo gak salah), gue berangkat bareng Rere sama Melly. Tapi karena masih hari pertama dan masih norak kita berangkat jam setengah 10. Sampe disana ternyata masuh jam 11. Tapi disana juga udah rame (maklum, norak). Beberapa menit nunggu akhirnya pintunya dibukain dan kitapun masuk. Tapi karena saat itu anak SMPnya belom pada pulang, jadi kita disuruh nunggu di halaman situ. Kebetulan, pada saat itu anak SMP lagi pada istirahat, n gue ngeliat kak Dwi lagi sama temennya, owwhhh gue seneng bgt
.
Beberapa hari kemudian, gue dapet surat cinta dari kak Dwi. Biarpun isinya cuma singakat, padat dan jelas, tanpa gombalan sedikitpun gue tetep seneng. Isinya cuma "Nabila aku suka sama kamu. Kamu mau gak jadi pacarku?"
Gue sih gak langsung bisa percaya, apalagi temen gue yang ngasihin surat itu tuh emang anak yang suka iseng. Temen2 cewek gue juga bilang kalo itu bukan tulisannya kak Dwi (walaupun gue gak yakin mereka pernah liat tulisannya kak Dwi). gue sih iya iya aja pas mereka bilang begitu
Sampe di rumah gue langsung loncat2, gue ngefly abis
, gimana gak nge fly pertama kali gue suka sama cowok, eh tuh cowok juga suka sama gw, bahkan nembak gue. Trus beberapa hari kemudian, saat gue lagi liat-liat ke bawah tiba-tiba gue ngerasa ada yang aneh,guepun ngadep belakang, dan ternyata..... ternyata ada kak Dwi. Sungguh sinetronis, saat gue balik langsung anak-anak pada nyorakin kita. Badan gue kau semua, tapi dalem hati, gue nge fly banget. Kak Dwi senyum-senyum ke gue, gue pun bales senyumnya. Dia kayaknya mau ngomong, tapi di cie-cie in mulu. Ya, pada akhirnya dia gak jadi ngomong dan pergi ke bawah. Alda yang penasaran narik tangan gue ke bawah dan nyamperin kak Dwi. Ketika udah deket, gue berhenti dan Alda maju lebih deket lagi. Dia pun ngomong sesuatu sama kak Dwi, gue lupa apaan. Abis itu kak Dwi pun berbalik arah dan pergi. Tapi baru 1-2 langkah dia balik lagi, trus dia bilang: "punya facebook gak?"
gue dengan kaku jawab "Punya. Udah di add kok, **** **** kan namanya?"
"I.... iya" jawab kak Dwi
Sebelum kak Dwi berbalik arah, kami sempat pandang-pandangan sambil tersenyum untuk beberapa saat. Acara tatap-tatapan kami berakhir saat temennya kak Dwi ngajakin kak Dwi pergi, begitupun Alda.
Malamnya, saat pulang sekolah gue nyempetin buat OL facebook gue, ternyata belom di confrim. Trus gue log out dan 5 menit kemudian on lagi. Ternyata saat itu kak Dwi sudah confirm gue, kitapun chattingan. Gue nanyain soal pin dan surat itu, dan ternyata bener itu dari dia. Gila gue tambah nge fly. Tapi karena waktu itu gue bingung dan belom berani pacaran, gue nolak. Beberapa hari kemudian dia nembak lagi, gue jadi bingung. Bagi gue, ini adalah kesempatan ke 2 gue, akhirnya gue nerima. Tapi sialnya saat gue bilang ya komputer gue eror dan facebooknya ke log out sendiri. Besoknya di sekolah, kak Dwi kelihatannya senyum-senyum mulu sama gue. Sebenernya sih gue pengen nanya kata itu nyampe gak, tapi gue malu juga si. Dan gue pun bingung, sebenernya gue pacaran atau enggak sama kak Dwi. Selama hari itu, anak-anak SMP, terutama temen2nya kak Dwi yang masih belom pulang ngeliat gue aneh. Kalo ada kak Dwi lewat deket gue, malah di cie cie in. Selain itu ada juga temen kak Dwi yang bilang "oh, yg itu pacarlu?" sambil ngeliat2 ke gue. Gue semakin yakin kalo gue udah pacaran sama dia.
Malamnya gue mau OL untuk mastiin, tapi karena banyak laron di rumah gue, jadi gak bisa OL. Boro-boro OL, ngidupin komputer aja gak bisa. Dan sialnya lagi, besoknya internet di rumah gue dimatiin, n gue jadi lost contact sama dia. Beberapa hari kemudia gue OL di warnet, n gue sedih banget karena ternyata kak Dwi tuh udah punya pacar , padahal gue yakin banget waktu itu udah nerima dia. Dan yang lebih parah, dia juga mesra-mesraan sama cewek di facebook dan juga nembak beberapa cewek yg nge wall di dindingnya. Yaudah deh, mungkin kata itu gak sampe
Untuk melindungi pihak-pihak yang terkait, semua nama gue samarkan. Jadi waktu itu gue tuh punya semacam geng gengan gitu, anggotanya 4 orang (sebenernya 5 tapi karena yg 1nya jarang ngumpul dan gak ada kisahnya jadi itung aja 4). Sebutlah mereka itu Melly, Rere, sama Alda lah gitu. Mereka suka sama kakak kelas, dan kakak kelas yang mereka ber 3 sukain itu juga punya geng-geng ber 4 kayak kita gitu. Sebutlah nama kakak-kakak kelas itu Renaldi, Andra, Dwi, dan Ega. Jadi si Melly itu suka sama Renaldi, Rere sama kak Andra dan Alda suka sama kak Dwi, yang merupakan orang yg paling disukai di sekolah. Gue juga bingung kenapa padahal jelek loh. Sebenernya sih gue gak suka sama kak Ega, tapi biar seru, gue bilang aja suka sama kak Ega.
Alda pernah cerita sedikit tentang kak Dwi. Jadi katanya kak Dwi itu tinggal di yayasan yatim piatu gitu, tapi gue juga gak tau maksudnya di situ pesantren atau emang dia gak punya orangtua. Alda sering banget ceritain soal kedeketan dia sama kak Dwi. Ya ampun, dia tuh geernya setengah mati padahal mah kak Dwinya biasa-biasa aja sama dia. Ya mungkin cinta mati kali ya
Beberapa bulan kemudian, kita naik ke kelas 6 dan ke 4 kakak-kakak itu udah masuk SMP. Nah, saat itu justru gue ngerasa kangen aja sama mereka, terutama kak Dwi. Gue juga bingung kenapa gue kepikiran kak Dwi mulu, padahal sebelumnya gak pernah.
Walaupun mereka udah pada lulus, tapi mereka sering banget ke sekolah kalo hari sabtu, terutama kak Dwi karena emang rumahnya deket dari SD gue. Beberapa bulan berlalu. Tiba-tiba datang berita mengejutkan dari temen gue, sebut aja siti. Dia bilang dia dikasih tau kak Dwi kalo kak Dwi itu suka sama gue. Meskipun gak percaya, tapi gue kok seneng banget. Apalagi waktu guru gue bilang abis lebaran sekolah gue mau direnov dan kita numpang ke 157 (sekolahnya kak Dwi, Andra,dan Renaldi). Gue selalu nunggu-nungguin saat-saat itu. Dan saat itu gue baru menyadari satu hal, yaitu gue suka sama kak Dwi
Dan akhirnya saat-saat yang ditunggu pun datang. Gue masuk jam 12.30 (kalo gak salah), gue berangkat bareng Rere sama Melly. Tapi karena masih hari pertama dan masih norak kita berangkat jam setengah 10. Sampe disana ternyata masuh jam 11. Tapi disana juga udah rame (maklum, norak). Beberapa menit nunggu akhirnya pintunya dibukain dan kitapun masuk. Tapi karena saat itu anak SMPnya belom pada pulang, jadi kita disuruh nunggu di halaman situ. Kebetulan, pada saat itu anak SMP lagi pada istirahat, n gue ngeliat kak Dwi lagi sama temennya, owwhhh gue seneng bgt
Beberapa hari kemudian, gue dapet surat cinta dari kak Dwi. Biarpun isinya cuma singakat, padat dan jelas, tanpa gombalan sedikitpun gue tetep seneng. Isinya cuma "Nabila aku suka sama kamu. Kamu mau gak jadi pacarku?"
Gue sih gak langsung bisa percaya, apalagi temen gue yang ngasihin surat itu tuh emang anak yang suka iseng. Temen2 cewek gue juga bilang kalo itu bukan tulisannya kak Dwi (walaupun gue gak yakin mereka pernah liat tulisannya kak Dwi). gue sih iya iya aja pas mereka bilang begitu
Sampe di rumah gue langsung loncat2, gue ngefly abis
gue dengan kaku jawab "Punya. Udah di add kok, **** **** kan namanya?"
"I.... iya" jawab kak Dwi
Sebelum kak Dwi berbalik arah, kami sempat pandang-pandangan sambil tersenyum untuk beberapa saat. Acara tatap-tatapan kami berakhir saat temennya kak Dwi ngajakin kak Dwi pergi, begitupun Alda.
Malamnya, saat pulang sekolah gue nyempetin buat OL facebook gue, ternyata belom di confrim. Trus gue log out dan 5 menit kemudian on lagi. Ternyata saat itu kak Dwi sudah confirm gue, kitapun chattingan. Gue nanyain soal pin dan surat itu, dan ternyata bener itu dari dia. Gila gue tambah nge fly. Tapi karena waktu itu gue bingung dan belom berani pacaran, gue nolak. Beberapa hari kemudian dia nembak lagi, gue jadi bingung. Bagi gue, ini adalah kesempatan ke 2 gue, akhirnya gue nerima. Tapi sialnya saat gue bilang ya komputer gue eror dan facebooknya ke log out sendiri. Besoknya di sekolah, kak Dwi kelihatannya senyum-senyum mulu sama gue. Sebenernya sih gue pengen nanya kata itu nyampe gak, tapi gue malu juga si. Dan gue pun bingung, sebenernya gue pacaran atau enggak sama kak Dwi. Selama hari itu, anak-anak SMP, terutama temen2nya kak Dwi yang masih belom pulang ngeliat gue aneh. Kalo ada kak Dwi lewat deket gue, malah di cie cie in. Selain itu ada juga temen kak Dwi yang bilang "oh, yg itu pacarlu?" sambil ngeliat2 ke gue. Gue semakin yakin kalo gue udah pacaran sama dia.
Malamnya gue mau OL untuk mastiin, tapi karena banyak laron di rumah gue, jadi gak bisa OL. Boro-boro OL, ngidupin komputer aja gak bisa. Dan sialnya lagi, besoknya internet di rumah gue dimatiin, n gue jadi lost contact sama dia. Beberapa hari kemudia gue OL di warnet, n gue sedih banget karena ternyata kak Dwi tuh udah punya pacar , padahal gue yakin banget waktu itu udah nerima dia. Dan yang lebih parah, dia juga mesra-mesraan sama cewek di facebook dan juga nembak beberapa cewek yg nge wall di dindingnya. Yaudah deh, mungkin kata itu gak sampe
Langganan:
Postingan (Atom)